Pemerintahan

Desak Mediasi Tudingan Traktor, Kades Jatimekar Diminta Fasilitasi Klarifikasi Terbuka

BANDUNG BARAT || Pemerintah Desa Jatimekar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, merespons permohonan forum klarifikasi terkait tudingan penjualan atau penggadaian traktor yang dialamatkan kepada Ketua Kelompok Tani (Poktan) Dusun 2, Jaenudin.

Saat dikonfirmasi pimpinan redaksi NusantaraPost, Kepala Desa Jatimekar, Dono Sumpena, menyatakan akan menindaklanjuti permintaan tersebut. Ia menyebut akan memerintahkan kepala dusun sebagai pihak yang mengetahui informasi di lapangan untuk memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak terkait.

“Kami akan arahkan kepala dusun untuk memfasilitasi pertemuan agar ada klarifikasi dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, forum klarifikasi dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman yang berkepanjangan di tengah masyarakat. Pemerintah desa, kata dia, berkepentingan menjaga stabilitas sosial dan memastikan setiap persoalan diselesaikan secara terbuka dan proporsional.

Sebelumnya, Ketua Poktan Jaenudin membantah tudingan yang menyebut dirinya menjual atau menggadaikan traktor. Ia menegaskan bahwa alat tersebut masih ada dan digunakan untuk kepentingan petani. Pihaknya juga meminta adanya mediasi agar tuduhan dapat diuji secara terbuka.

Dalam konteks hukum, dugaan pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 310 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Selain itu, penyebaran informasi melalui media elektronik yang bermuatan penghinaan juga dapat dijerat Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hingga berita ini diturunkan, jadwal pelaksanaan forum klarifikasi belum diumumkan secara resmi. Awak media masih menunggu kepastian waktu dan mekanisme pertemuan tersebut.

Sejumlah warga berharap forum mediasi dapat segera terlaksana agar polemik tidak berlarut-larut. Klarifikasi terbuka dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan fakta yang sebenarnya sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.

Penulis : Fauzi

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Dugaan TPPO Berselembung Perekrutan Pekerja Migran: Warga Karawang Jadi Korban Intimidasi Sindikat Nonprosedural

KARAWANG — Berawal dari niat memperbaiki taraf hidup keluarga, Siti (nama samaran), seorang janda beranak…

5 hari ago

Kasus Dugaan Korupsi KPR PT BAS Menguak, Kejari Karawang Didorong Bongkar Peran Oknum BTN

KARAWANG - Praktisi hukum dan pengamat kebijakan, Asep Agustian, SH., MH., mengapresiasi kinerja Kasi Pidsus…

5 hari ago

Jalan Cor Desa Pajaten Berubah “Budug” Usai Di-hotmix, Proyek Dipertanyakan: Di Mana Pengawasan?

Karawang — Kondisi jalan di wilayah Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan. Jalan…

7 hari ago

Dari Baiq ke Husbi, Arman hingga Bram: Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Polemik Pemberangkatan PMI?

Lombok || Nusantarapostnews.com — Polemik terkait proses pemberangkatan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) kini berkembang…

1 minggu ago

Engkom Diduga Fitnah Awak Media Dengan Tuduhan “Pemerkosa Bergilir”, Bukti Rekaman Siap Dibawa ke Jalur Hukum

KARAWANG — Pernyataan yang diduga disampaikan Engkom, istri dari pemeroses PMI bernama Njen, berbuntut serius.…

4 minggu ago

Fagihill Mukkadham alias Fagih/Fakih Disorot, Salimin Umah Diduga Tertahan di Masul dan Minta Segera Dipulangkan

Lombok Timur || NusantaraPostNews — Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Salimin Umah memasuki tahap…

4 minggu ago