Categories: Kesehatan

Miris, Warga Maja Hidup Sebatang Kara Melawan Gagal Ginjal Tanpa Tersentuh Bantuan Pemerintah

MAJALENGKA | Nusantara-postnews.com – Pahitnya garis kehidupan dialami oleh Asep Wahyudi (53), atau yang akrab disapa Abah Sohdo, warga Dusun Sukamurni, Desa Maja Selatan, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka. Di usia senjanya, ia harus berjuang seorang diri melawan penyakit gagal ginjal kronis di tengah himpitan ekonomi yang mencekik.

​Kondisi kesehatan Abah Sohdo kian memprihatinkan. Setiap minggunya, ia diwajibkan menjalani prosedur cuci darah sebanyak dua kali untuk menyambung hidup. Tanpa pekerjaan tetap dan fisik yang kian melemah, aktivitas medis rutin ini menjadi beban yang sangat berat baginya.

​Yang lebih memilukan, Abah Sohdo menjalani hari-harinya sebatang kara. Jauh dari sanak keluarga, ia terpaksa mengurus segala kebutuhannya sendiri, mulai dari keperluan dapur hingga urusan berobat ke rumah sakit, meski kondisinya sering kali tidak stabil.

​Luput dari Perhatian Pemerintah
​Meski kondisi ekonominya sangat sulit dan riwayat penyakitnya tergolong berat, Abah Sohdo mengaku belum pernah sekalipun menerima bantuan sosial dari pemerintah, baik itu bantuan tunai, sembako, maupun jaminan kesehatan yang meringankan biaya pengobatannya secara menyeluruh.

​”Saya hanya berharap ada perhatian dari pemerintah. Untuk makan saja susah, apalagi harus bolak-balik cuci darah dua kali seminggu. Saya ingin beban ini sedikit diringankan,” ungkap Abah Sohdo dengan nada lirih saat ditemui di kediamannya pada Rabu, 24/12/25.

​Kini, Abah Sohdo hanya bisa pasrah sembari berharap suaranya sampai ke telinga para pemangku kebijakan di Kabupaten Majalengka. Ia sangat membutuhkan uluran tangan, baik untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari maupun bantuan akses kesehatan yang lebih memadai.

​Kisah Abah Sohdo menjadi potret nyata masih adanya warga kurang mampu yang luput dari pendataan bantuan sosial. Diharapkan pihak Dinas Sosial maupun pemerintah setempat segera turun tangan untuk memverifikasi kondisi Abah Sohdo agar ia mendapatkan haknya sebagai warga negara yang layak dibantu.

 

Penulis : Zis

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Diduga Sebut Wartawan ‘Bedegong’, Camat Rengasdengklok Disorot APPI Karawang

KARAWANG, || Sikap Camat Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan setelah diduga melontarkan ucapan…

4 jam ago

Peredaran Rokok Ilegal di Pasar Ciranjang Disorot, 15 Warung Diduga Jadi Titik Penjualan

CIANJUR, nusantara-postnews.com — Dugaan peredaran rokok ilegal di kawasan Pasar Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,…

3 hari ago

Nama PT Buana Rizky Terseret Dugaan Pengiriman CPMI Ilegal Lewat Bali

DENPASAR, nusantaraposnews.com – Dugaan praktik pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) secara nonprosedural kembali mencuat.…

3 hari ago

Proyek Jalan Sedari Disorot! Dugaan Uang Koordinasi Rp3 Juta Mencuat, Ahmad Alexa: Ke Mana Sisanya dan Apa Peran Trantib Desa?

KARAWANG, 21 Oktober 2026 – Pelaksanaan proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya,…

7 hari ago

Misteri Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang : Sabotase Mafia Tanah?

KARAWANG - Pasca insiden kebakaran yang menghanguskan kantor ATR/BPN Karawang, pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul…

1 minggu ago

Dua PMI Sakit Belum Dipulangkan, PT Buana Risky Disorot: Diduga Ulur Waktu, Aparat Diminta Bertindak

Karawang — Polemik dua Pekerja Migran Indonesia (PMI), Winarsih dan Enok, belum juga berakhir. Keduanya…

1 bulan ago