Business

PMI Asal Karawang Indonesia Tertahan di KBRI, Keluarga Soroti Sikap PT Avida yang Dinilai Lamban Tangani Pemulangan

KARAWANG – Nasib seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Selis menjadi sorotan setelah dikabarkan tertahan di KBRI dan belum dapat dipulangkan ke Indonesia. Selis disebut mengalami kendala kepulangan karena paspornya diduga masih ditahan oleh majikan di negara penempatan.

Kasus ini memicu perhatian publik setelah keluarga dan sejumlah pemerhati pekerja migran mempertanyakan tanggung jawab PT Avida selaku pihak yang disebut memberangkatkan Selis ke luar negeri. Pihak perusahaan dinilai lamban dalam membantu proses penyelesaian masalah yang dialami PMI tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan, Selis saat ini berada dalam penanganan pihak KBRI sambil menunggu penyelesaian dokumen dan proses pemulangan. Namun hingga kini, proses kepulangannya dikabarkan belum menemukan titik terang lantaran paspor miliknya belum dikembalikan oleh majikan.

Kondisi tersebut membuat Selis tidak dapat bergerak bebas maupun melanjutkan proses administrasi kepulangan ke Indonesia. Situasi itu juga memunculkan keprihatinan, mengingat PMI yang mengalami persoalan di luar negeri seharusnya mendapat pendampingan dan perlindungan maksimal dari pihak yang memberangkatkan.

Keluarga dan sejumlah aktivis migran menilai sikap PT Avida terkesan tidak responsif terhadap persoalan yang menimpa Selis. Bahkan, muncul anggapan bahwa perusahaan seolah tidak menunjukkan langkah nyata untuk mempercepat penyelesaian kasus tersebut.

“PMI yang bermasalah di luar negeri jangan dibiarkan berjuang sendiri. Perusahaan penempatan harus hadir dan bertanggung jawab,” ujar salah satu pemerhati pekerja migran.

Kasus ini kembali menambah daftar persoalan PMI yang tertahan di luar negeri akibat konflik dengan majikan maupun persoalan dokumen perjalanan. Pemerintah dan aparat terkait didorong untuk memperkuat pengawasan terhadap perusahaan penempatan pekerja migran agar perlindungan terhadap PMI benar-benar berjalan maksimal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Avida belum memberikan tanggapan resmi terkait kondisi Selis maupun tudingan lambannya penanganan proses pemulangan PMI tersebut.

(Red)

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

3 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

6 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago