Categories: Uncategorized

Mandor Rosid Diduga Abaikan Keselamatan Kerja di Proyek Jembatan SDN Kertarahayu 1, DPUPR Karawang Diminta Turun Tangan!

Karawang | Nusantarapostnews.com – Proyek pembangunan jembatan di SDN Kertarahayu 1, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Mandor proyek yang bernama Rosid diduga telah mengabaikan aspek keselamatan dan perlindungan tenaga kerja selama kegiatan konstruksi berlangsung.

Pantauan di lapangan menunjukkan para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana standar K3, seperti helm keselamatan, rompi, dan sepatu pelindung. Padahal pekerjaan tersebut merupakan proyek pemerintah yang berada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karawang.

Jika benar adanya, tindakan tersebut berpotensi melanggar peraturan keselamatan konstruksi sebagaimana diatur dalam:

UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan keselamatan dan penyediaan APD sesuai risiko pekerjaan.

Permen PUPR No. 10/PRT/M/2021 tentang SMKK

Kontraktor dan penanggung jawab lapangan wajib memastikan penerapan sistem keselamatan konstruksi di setiap proyek pemerintah.

Selain itu, terdapat dugaan bahwa para pekerja di proyek jembatan tersebut tidak dijamin BPJS Ketenagakerjaan, yang merupakan pelanggaran terhadap:

UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS

Perpres No. 109 Tahun 2013
Setiap pekerja wajib didaftarkan jaminan kecelakaan kerja, terutama di proyek berisiko.

Jika tidak dipenuhi, kontraktor dan mandor dapat dikenakan sanksi administrasi hingga pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat berharap DPUPR Karawang segera melakukan inspeksi ke lapangan serta menindak tegas pihak yang bertanggung jawab, mengingat keselamatan kerja bukan sekadar formalitas melainkan hak dasar setiap pekerja.

Reporter : Madun

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Dugaan TPPO Berselembung Perekrutan Pekerja Migran: Warga Karawang Jadi Korban Intimidasi Sindikat Nonprosedural

KARAWANG — Berawal dari niat memperbaiki taraf hidup keluarga, Siti (nama samaran), seorang janda beranak…

5 hari ago

Kasus Dugaan Korupsi KPR PT BAS Menguak, Kejari Karawang Didorong Bongkar Peran Oknum BTN

KARAWANG - Praktisi hukum dan pengamat kebijakan, Asep Agustian, SH., MH., mengapresiasi kinerja Kasi Pidsus…

5 hari ago

Jalan Cor Desa Pajaten Berubah “Budug” Usai Di-hotmix, Proyek Dipertanyakan: Di Mana Pengawasan?

Karawang — Kondisi jalan di wilayah Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan. Jalan…

7 hari ago

Dari Baiq ke Husbi, Arman hingga Bram: Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Polemik Pemberangkatan PMI?

Lombok || Nusantarapostnews.com — Polemik terkait proses pemberangkatan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) kini berkembang…

1 minggu ago

Engkom Diduga Fitnah Awak Media Dengan Tuduhan “Pemerkosa Bergilir”, Bukti Rekaman Siap Dibawa ke Jalur Hukum

KARAWANG — Pernyataan yang diduga disampaikan Engkom, istri dari pemeroses PMI bernama Njen, berbuntut serius.…

4 minggu ago

Fagihill Mukkadham alias Fagih/Fakih Disorot, Salimin Umah Diduga Tertahan di Masul dan Minta Segera Dipulangkan

Lombok Timur || NusantaraPostNews — Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Salimin Umah memasuki tahap…

4 minggu ago