Categories: NasionalUncategorized

Berdayakan UMKM Lokal, Tokoh Pemuda Cipeundeuy Pelopori Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

CIPEUNDEUY, BANDUNG BARAT – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dipastikan akan melibatkan potensi lokal secara maksimal. Program nasional ini akan mengutamakan peran Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah tersebut sebagai penyedia utama kebutuhan logistik pangan.

​Langkah strategis ini dipelopori oleh tokoh kepemudaan setempat yang berkomitmen menjadikan program pemerintah pusat sebagai momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan. Dengan menggandeng UMKM lokal, diharapkan roda ekonomi di tingkat kecamatan dapat berputar lebih cepat sekaligus menjamin kesegaran bahan baku yang digunakan.

​Kepada awak media pada Rabu 14/01/26. Didin Saefudin tokoh pemuda Cipeundeuy menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM bukan sekadar masalah teknis penyediaan makanan, melainkan upaya sistematis untuk memastikan kualitas gizi yang optimal bagi masyarakat.

​”Kami ingin memastikan bahwa pemenuhan gizi nasional dimulai dari kekuatan lokal. Dengan memberdayakan UMKM di Cipeundeuy, kita tidak hanya memberikan makanan sehat bagi anak-anak kita, tetapi juga menghidupkan dapur-dapur warga dan petani di sekitar kita,” ujar Didin perwakilan tokoh pemuda saat ditemui di Cipeundeuy.

​Program yang menjadi prioritas Pemerintah Indonesia ini mendapatkan pengawalan ketat agar tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan tokoh masyarakat di Cipeundeuy diharapkan menjadi pilot project bagi wilayah lain di Bandung Barat dalam hal kemandirian pangan tingkat kecamatan.

​Ada tiga poin utama yang menjadi fokus dalam gerakan ini:

​Standar Nutrisi: Menjamin setiap paket makanan memenuhi kriteria gizi seimbang untuk mendukung kecerdasan generasi mendatang.
​Rantai Pasok Lokal: Memotong rantai distribusi dengan menyerap hasil tani dan produk olahan UMKM Cipeundeuy.

​Transparansi: Memastikan seluruh proses pelibatan UMKM dilakukan secara terbuka dan akuntabel.

​Melalui inisiatif ini, Cipeundeuy optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mencapai tujuan besar pemenuhan gizi nasional, sekaligus mencetak sejarah baru dalam kolaborasi kepemudaan dan pembangunan ekonomi desa.

Penulis : Red

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

4 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

7 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago