Categories: Nasional

Lokasi Proyek PAUD Rp405 Juta Tak Dicantumkan, Bangunan Justru Muncul di Dekat Rumah Kepsek MI Cibuaya, Ada Apa?

Karawang | Nusantarapostnews.com – Proyek Revitalisasi Satuan PAUD Tahun 2025 senilai Rp405.757.000 diduga kuat menyimpan banyak kejanggalan. Papan informasinya tidak mencantumkan nama desa, nama lembaga PAUD, maupun alamat lokasi, padahal proyek menggunakan dana pemerintah yang wajib dipublikasikan secara transparan.

Dalam pantauan lapangan nusantarapostnews.com, bangunan justru muncul di dekat rumah seorang Kepala Sekolah MI di wilayah Cibuaya, bernama Agus, bukan terlihat berada di lingkungan lembaga PAUD sebagaimana seharusnya.

Kondisi ini memunculkan tanya besar: Proyek PAUD dibangun untuk siapa? Untuk lembaga, atau untuk pribadi?

Papan Informasi Kosong Lokasi, Potensi Manipulasi Terbuka Lebar

Biasanya, papan proyek pemerintah wajib mencantumkan:

Nama lembaga penerima bantuan

Alamat lengkap lokasi pekerjaan

Nama desa/kecamatan

Penanggung jawab kegiatan

Namun papan proyek ini hanya memuat judul kegiatan, nomor PKS, nilai bantuan, dan daftar pembangunan, tanpa lokasi yang jelas. Ketidakjelasan ini dianggap sebagai indikasi lemahnya pengawasan.

Atin dari LSM GMBI turun langsung menyoroti transparansi proyek tersebut. Menurutnya, dana sebesar itu patut dipertanyakan apakah mencakup pembelian tanah atau tidak, mengingat lokasi yang dibangun tampak berada di area pribadi.

“Dengan anggaran Rp405 juta lebih, apakah itu termasuk beli tanah atau bagaimana? Kalau beli tanah, mana bukti jual belinya? Cukup tunjukkan saja,” tegas Atin.

Atin juga mengungkapkan, saat dimintai klarifikasi, Agus justru menyebut nama seseorang bernama Yatno, namun tanpa kejelasan posisi dan peran dalam proyek.

“Agus malah sebut nama Yatno. Sebagai apa Yatno dalam proyek ini? Ini harus dijelaskan,” ujar Atin.

Sedangkn agus saat di konfirmasi oleh awak media bungkam seribu bahasa

Ketika diminta tanggapan terkait dugaan kejanggalan ini, Wawan, Kepala Disdikpora Karawang, meminta media untuk tetap mempublikasikan temuan investigasi tersebut.

“Sok muat heula… jadi saya bisa negur ybs,👍” jawab Wawan singkat.

Jawaban tersebut semakin menegaskan bahwa pihak dinas pun belum menerima penjelasan lengkap dari pelaksana proyek.

Minimnya identitas lokasi pada papan proyek, pembangunan di dekat rumah seorang kepala sekolah, serta tidak adanya kejelasan status lahan membuat proyek PAUD ini patut mendapatkan perhatian serius.

Nusantarapostnews.com akan terus menggali:

Siapa penanggung jawab langsung proyek ini?

Mengapa lokasi sengaja tidak dicantumkan?

Apakah benar ada unsur kepentingan pribadi?

Dan apakah anggaran ratusan juta digunakan sesuai peruntukannya?

Kasus ini membuka dugaan adanya potensi penyimpangan anggaran negara apabila tidak segera diklarifikasi oleh pihak terkait.

Penulis : Madun

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

4 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

7 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago