Categories: Nasional

Diduga Ada Arah Lempar Tanggung Jawab, Kades Sirnaraja Akhirnya Buka Suara Soal Proyek Swakelola Tipe 1

Bandung Barat | Nusantarapostnews.com – Proyek Swakelola Tipe 1 pada kegiatan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Tersier Daerah Irigasi Cilangkap 2 di Desa Sirnaraja, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, kini menjadi sorotan publik. Selain minim informasi, muncul dugaan adanya upaya pengalihan tanggung jawab dari pihak pelaksana lapangan kepada Kepala Desa Sirnaraja.

Kepala Desa Sirnaraja, Cecep, akhirnya angkat bicara usai namanya disebut-sebut oleh mandor proyek saat awak media melakukan konfirmasi.

Dalam keterangannya kepada nusantarapostnews.com, Cecep menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima informasi resmi terkait besar anggaran maupun rincian teknis proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 tersebut.

“Saya tidak tahu berapa anggarannya. Mandor hanya bilang ada pekerjaan di wilayah sini. Saya cuma sampaikan ke Gapoktan agar menerima dengan baik. Itu pun komunikasinya lewat WhatsApp, tidak ada penjelasan resmi,” jelas Cecep.

Ia menegaskan bahwa Desa Sirnaraja tidak dilibatkan dalam perencanaan, tidak memegang anggaran, dan tidak berwenang mengatur teknis pelaksanaan.

Sebelumnya, mandor yang dikonfirmasi awak media justru meminta agar pertanyaan tentang anggaran dan teknis proyek ditujukan kepada kepala desa. Sikap tersebut langsung menimbulkan tanda tanya besar.

Padahal, dalam papan informasi kegiatan, jelas tertera bahwa pekerjaan merupakan program pemerintah pusat, berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, bukan proyek desa.

Hal itu menimbulkan dugaan bahwa mandor berusaha mengkambinghitamkan Kepala Desa Sirnaraja agar seolah-olah pihak desalah yang mengetahui atau bertanggung jawab atas keseluruhan proyek.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak satuan kerja maupun instansi terkait proyek tersebut belum memberikan keterangan resmi, termasuk besaran anggaran yang digunakan, struktur pelaksana, hingga siapa penanggung jawab teknis di lapangan.

Minimnya transparansi ini membuka ruang dugaan adanya praktik tidak sehat dalam pelaksanaan proyek swakelola, terutama ketika pihak lapangan mencoba melempar sorotan kepada desa yang sebenarnya tidak terlibat dalam teknis maupun keuangan.

Nusantarapostnews.com akan terus melakukan penelusuran, termasuk meminta klarifikasi kepada pihak Sumber Daya Air terkait dugaan lempar tanggung jawab dalam proyek swakelola tipe 1 di Desa Sirnaraja.

Penulis : Jaenudin
Editor : Madun

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Dugaan TPPO Berselembung Perekrutan Pekerja Migran: Warga Karawang Jadi Korban Intimidasi Sindikat Nonprosedural

KARAWANG — Berawal dari niat memperbaiki taraf hidup keluarga, Siti (nama samaran), seorang janda beranak…

5 hari ago

Kasus Dugaan Korupsi KPR PT BAS Menguak, Kejari Karawang Didorong Bongkar Peran Oknum BTN

KARAWANG - Praktisi hukum dan pengamat kebijakan, Asep Agustian, SH., MH., mengapresiasi kinerja Kasi Pidsus…

5 hari ago

Jalan Cor Desa Pajaten Berubah “Budug” Usai Di-hotmix, Proyek Dipertanyakan: Di Mana Pengawasan?

Karawang — Kondisi jalan di wilayah Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan. Jalan…

7 hari ago

Dari Baiq ke Husbi, Arman hingga Bram: Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Polemik Pemberangkatan PMI?

Lombok || Nusantarapostnews.com — Polemik terkait proses pemberangkatan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) kini berkembang…

1 minggu ago

Engkom Diduga Fitnah Awak Media Dengan Tuduhan “Pemerkosa Bergilir”, Bukti Rekaman Siap Dibawa ke Jalur Hukum

KARAWANG — Pernyataan yang diduga disampaikan Engkom, istri dari pemeroses PMI bernama Njen, berbuntut serius.…

4 minggu ago

Fagihill Mukkadham alias Fagih/Fakih Disorot, Salimin Umah Diduga Tertahan di Masul dan Minta Segera Dipulangkan

Lombok Timur || NusantaraPostNews — Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Salimin Umah memasuki tahap…

4 minggu ago