Categories: Nasional

Pahlawan Devisa Asal Lombok Barat Merintih Sakit di Timur Tengah, Sponsor Diduga Lepas Tangan, Di Mana Negara?

Lombok Barat | Nusantarapostnews.com – Seorang pahlawan devisa asal Desa Sembung, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, bernama Siti Aisah, kembali menjadi potret buram nasib pekerja migran Indonesia di Timur Tengah.

Siti, dalam kondisinya yang dikabarkan sakit, merintih meminta pertolongan agar segera dipulangkan ke tanah air. Melalui rekaman video yang beredar, Siti memohon kepada pemerintah Indonesia untuk turun tangan, karena ia sudah tidak lagi sanggup bekerja dan membutuhkan penanganan medis.

Namun ironisnya, permintaan Siti kepada sponsor yang memberangkatkannya seorang perempuan yang disebut bernama Ibu Teguh sama sekali tidak mendapat respon. Sponsor tersebut diduga enggan bertanggung jawab atas kondisi Siti yang semakin memprihatinkan.

Sebelum keberangkatannya, Siti disebut melalui beberapa proses dan perantara, yakni melalui Murniati selaku PL (Penanggung jawab Lapangan), kemudian diserahkan kepada Amran, dan terakhir ke tangan Ibu Teguh, yang menjadi sponsor langsung. Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak tersebut belum memberikan keterangan resmi.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar:

Apakah negara akan hadir membantu kepulangan Siti Aisah, seorang warga yang tengah sakit dan sangat membutuhkan uluran tangan?

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan perlindungan pekerja migran Indonesia yang masih kerap menghadapi minimnya tanggung jawab pihak sponsor di lapangan.

Pemerintah, melalui KBRI dan BP2MI, diharapkan segera mengambil langkah cepat demi keselamatan Siti dan memastikan proses pemulangannya berjalan tanpa hambatan.

Penulis : Madun

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

4 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

7 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago