Categories: NasionalNews

Pungutan Renang SMPN 1 Pedes Diduga Ilegal, Guru Terancam Sanksi Pidana, Dinas Pendidikan Karawang Tutup Mata.

KARAWANG | nusantarapostnews.com – Keluhan wali murid mengenai kegiatan renang di sekolah kembali mencuat. Kegiatan yang semestinya dapat dibiayai melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) justru diduga menjadi beban tambahan bagi orang tua karena adanya pungutan wajib.

Sebagian orang tua mengaku keberatan dengan biaya yang harus dibayar siswa agar dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler renang tersebut. Selain dinilai tidak transparan, pungutan ini diduga bersifat memaksa tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga siswa.

Salah satu wali murid SMPN 1 Pedes, Berinisial WA mengungkapkan bahwa putranya diminta membawa sejumlah uang yang cukup besar.

“Tadi pagi anak saya membawa Rp75 ribu untuk ongkos dan tiket masuk Rp35 ribu serta biaya keamanan Rp10 ribu,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Ia menuturkan, uang yang awalnya digunakan untuk membeli beras dan lauk terpaksa dialihkan agar anaknya dapat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan sekolah.

“Tadinya uang itu untuk makan, tapi demi anak ya terpaksa saya mengalah. Saya juga sempat berencana mengajak beberapa orang tua lain untuk protes, karena biaya renang ini seolah menjadi kewajiban,” sambungnya.

Orang tua berharap sekolah lebih memperhatikan kemampuan ekonomi peserta didik dan tidak menjadikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai ajang pungutan. Mereka juga menilai penggunaan dana BOS harus transparan serta berpihak pada kepentingan siswa.

Diduga Dinas pendidikan kabupaten Karawang Tutup mata, padahal sudah beberapa kali pemberitaan tentang keluhan wali murid prihal (Akuatik) Eskul renang tersebut, namun tidak ada ketegasan, diduga kuat dinas pendidikan molor dalam menjalankan tugas dan tidak serius dalam menanganin duggan pungli di sekolah tingkat SMP, Percuma melayangkan surat edaran jika tidak pernah ada tindakan dan malah membiarkan,

Masyarakat berharap Bupati Karawang dan kementrian pendidikan dapat turun tangan dan bisa membenahi struktur dinas pendidikan di kabupaten karawang agar bisa lebih tegas dan sigap.

Jika terbukti adanya pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang, pihak sekolah dapat dijerat dengan:

UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Pasal 12 huruf e: Memaksa seseorang memberikan sesuatu karena jabatan.
Ancaman: pidana penjara hingga 20 tahun dan denda miliaran rupiah.

Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan

Pasal 9 ayat (1): Sekolah negeri dilarang melakukan pungutan biaya satuan pendidikan pada jenjang SD dan SMP.

Pasal 11: Pungutan tidak boleh memberatkan, mengikat, atau dikaitkan dengan penilaian/keharusan mengikuti kegiatan.

Pasal 16: Wajib mengembalikan pungutan yang bertentangan dengan aturan.

PP Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan
Menegaskan bahwa sekolah wajib menjamin pendidikan dasar tanpa membebankan biaya satuan pendidikan kepada peserta didik.

Jika unsur pemaksaan dan penyalahgunaan jabatan terpenuhi, guru atau kepala sekolah bisa diproses pidana maupun administratif.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN Pedes 1 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungutan biaya renang tersebut.

Reporter : Madun

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Diduga Sebut Wartawan ‘Bedegong’, Camat Rengasdengklok Disorot APPI Karawang

KARAWANG, || Sikap Camat Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan setelah diduga melontarkan ucapan…

1 hari ago

Peredaran Rokok Ilegal di Pasar Ciranjang Disorot, 15 Warung Diduga Jadi Titik Penjualan

CIANJUR, nusantara-postnews.com — Dugaan peredaran rokok ilegal di kawasan Pasar Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,…

4 hari ago

Nama PT Buana Rizky Terseret Dugaan Pengiriman CPMI Ilegal Lewat Bali

DENPASAR, nusantaraposnews.com – Dugaan praktik pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) secara nonprosedural kembali mencuat.…

4 hari ago

Proyek Jalan Sedari Disorot! Dugaan Uang Koordinasi Rp3 Juta Mencuat, Ahmad Alexa: Ke Mana Sisanya dan Apa Peran Trantib Desa?

KARAWANG, 21 Oktober 2026 – Pelaksanaan proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya,…

1 minggu ago

Misteri Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang : Sabotase Mafia Tanah?

KARAWANG - Pasca insiden kebakaran yang menghanguskan kantor ATR/BPN Karawang, pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul…

1 minggu ago

Dua PMI Sakit Belum Dipulangkan, PT Buana Risky Disorot: Diduga Ulur Waktu, Aparat Diminta Bertindak

Karawang — Polemik dua Pekerja Migran Indonesia (PMI), Winarsih dan Enok, belum juga berakhir. Keduanya…

1 bulan ago