Business

Keluarga PMI di Karawang Desak Pemulangan Anggota Keluarga dari Syarekah Almawarid Saudi Arabia

KARAWANG, NUSANTARA POST – Jeritan hati keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karawang kembali mencuat ke publik. Sejumlah keluarga yang didampingi perwakilan masyarakat di Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, mengungkap dugaan intimidasi yang dilakukan oleh pihak Syarekah Almawarid di Arab Saudi terhadap para pekerja yang tengah dalam kondisi kesehatan buruk.

 

Pada Rabu (08/04/2026), pihak keluarga menyampaikan bahwa para PMI yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) tersebut kini terjebak dalam ketidakpastian. Selain kondisi fisik yang menurun dan tidak lagi mampu bekerja, mereka diduga mengalami tekanan mental dari pihak perusahaan di negara penempatan.

 

Keberangkatan para pejuang devisa ini diduga kuat dilakukan secara non-prosedural (unprosedural), yang menempatkan mereka pada posisi rentan terhadap eksploitasi. Perwakilan keluarga, Wikarta, menegaskan bahwa pemerintah harus segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam proses pemberangkatan ini.

 

“Kami wakil dari para keluarga TKW yang sekarang terkurung di Syarekah Almawarid tanpa kejelasan nasib, mengharap agar pemerintah turun tangan untuk mendesak para pelaku agar segera mengembalikan para PMI ke Indonesia,” ujar Wikarta kepada awak media Nusantara Post.

Beliau juga menambahkan perlunya pengawasan ketat di wilayah Karawang agar kaum perempuan tidak terus-menerus menjadi korban sindikat penempatan ilegal.

 

Kasus ini menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk mengevaluasi kinerja syarekah atau perusahaan penyalur di negara penempatan. Keluarga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pemulangan, tetapi juga pada pencegahan di hulu.

 

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa ancaman UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) seolah belum memberikan efek jera maksimal bagi para sindikat di Kabupaten Karawang. Kini, tumpuan harapan disandarkan pada penguatan UU No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

 

Poin-poin tuntutan keluarga meliputi:

Pemulangan Segera: Mendesak pihak-pihak terkait untuk bertanggung jawab memulangkan PMI yang sakit ke tanah air.

Evaluasi Syarekah: Meminta pemerintah meninjau ulang izin kerja sama dengan Syarekah Almawarid.

Pemberantasan Sindikat: Meminta aparat penegak hukum menindak tegas para calo atau sponsor yang memberangkatkan PMI secara ilegal.

Tragedi ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk memperketat filter keberangkatan, guna memastikan tidak ada lagi warga negara yang menjadi korban eksploitasi di bawah kedok penempatan kerja luar negeri.

Penulis : Madun

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

4 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

7 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago