Business

Darurat Perlindungan PMI: DpNews Indonesia Desak DPR Evaluasi Masifnya Pemberangkatan Ilegal ke Timur Tengah

JAKARTA – Fenomena jeritan minta tolong dari para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di negara penempatan Timur Tengah kini mencapai titik kritis. Maraknya dugaan pemberangkatan non-prosedural atau ilegal yang masih berlangsung masif, ditengarai akibat adanya dukungan dari oknum di berbagai lini pemberangkatan, kini dinilai telah masuk dalam tahap urgensi nasional.

 

Pemerhati migran dari posko pengaduan DpNews Indonesia, Madun, menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi ini. Pada Senin (18/05/2026), ia secara tegas mendesak pihak legislatif untuk segera turun tangan melakukan evaluasi total guna menghentikan praktik eksploitasi terhadap warga negara Indonesia di luar negeri.

 

“DPR RI, khususnya komisi yang membidangi Perlindungan PMI dan Hak Asasi Manusia, harus segera bertindak. Jika diperlukan, kami siap memberikan data lengkap agar terjadi kolaborasi nyata dalam menyelamatkan anak bangsa,” tegas Madun dalam keterangannya di Jakarta.

 

Menurut Madun, kondisi saat ini telah berada pada titik nadir. Modus perekrutan tenaga kerja ke Timur Tengah yang kerap menjebak calon PMI dalam lingkaran ilegal memerlukan kehadiran negara yang lebih tegas. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan legislatif dianggap menjadi kunci utama dalam memperkuat fungsi pencegahan dan mempercepat proses repatriasi (pemulangan).

 

Di sisi lain, Madun juga menyoroti perlunya terobosan sistemik dari pemerintah. Selain penegakan hukum, penyediaan lapangan kerja yang memadai di dalam negeri serta penyederhanaan legalitas proses keberangkatan menjadi solusi krusial agar masyarakat tidak lagi tergiur oleh jalur-jalur ilegal yang berisiko tinggi.

 

“Solusi pekerjaan dan kemudahan legalitas pemrosesan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai pemberangkatan ilegal ini,” tutupnya.

(Red)

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Dugaan TPPO Berselembung Perekrutan Pekerja Migran: Warga Karawang Jadi Korban Intimidasi Sindikat Nonprosedural

KARAWANG — Berawal dari niat memperbaiki taraf hidup keluarga, Siti (nama samaran), seorang janda beranak…

5 hari ago

Kasus Dugaan Korupsi KPR PT BAS Menguak, Kejari Karawang Didorong Bongkar Peran Oknum BTN

KARAWANG - Praktisi hukum dan pengamat kebijakan, Asep Agustian, SH., MH., mengapresiasi kinerja Kasi Pidsus…

5 hari ago

Jalan Cor Desa Pajaten Berubah “Budug” Usai Di-hotmix, Proyek Dipertanyakan: Di Mana Pengawasan?

Karawang — Kondisi jalan di wilayah Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan. Jalan…

7 hari ago

Dari Baiq ke Husbi, Arman hingga Bram: Siapa yang Bertanggung Jawab dalam Polemik Pemberangkatan PMI?

Lombok || Nusantarapostnews.com — Polemik terkait proses pemberangkatan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) kini berkembang…

1 minggu ago

Engkom Diduga Fitnah Awak Media Dengan Tuduhan “Pemerkosa Bergilir”, Bukti Rekaman Siap Dibawa ke Jalur Hukum

KARAWANG — Pernyataan yang diduga disampaikan Engkom, istri dari pemeroses PMI bernama Njen, berbuntut serius.…

4 minggu ago

Fagihill Mukkadham alias Fagih/Fakih Disorot, Salimin Umah Diduga Tertahan di Masul dan Minta Segera Dipulangkan

Lombok Timur || NusantaraPostNews — Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Salimin Umah memasuki tahap…

4 minggu ago