Categories: Daerah

Kasus Remaja Perkosa Lansia di Cibuaya Hebohkan Karawang: Polsek Sudah Serahkan ke Polres, Kecamatan Bungkam

Karawang | Nusantarapostnews.com – Warga Kecamatan Cibuaya digemparkan oleh tindak perkosaan yang dilakukan seorang remaja berinisial D (25) terhadap seorang perempuan lanjut usia berinisial MU (85). Peristiwa yang terjadi di Desa Kedungjaya itu bukan hanya menyisakan luka bagi keluarga korban, tetapi juga memicu sorotan terhadap respons pemerintah Desa dan pihak kecamatan yang hingga kini belum memberikan keterangan resmi.

Foto Istimewa : Pelaku

Kanit Reskrim Polsek Cibuaya, Aipda Muhripul, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat dengan melimpahkan perkara ke Polres Karawang.

“Kasus sudah kami limpahkan dan diterima di Polres Karawang. Selanjutnya dalam penanganan penyidik Polres,” ujar Muhripul.

Namun, kejelasan informasi dari tingkat pemerintahan desa hingga kecamatan justru tidak terlihat.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Kedungjaya tak membuahkan hasil.

Hingga berita ini diterbitkan, WhatsApp sang kades hanya centang satu, menandakan pesan belum terbaca.

Sikap serupa ditunjukkan pihak Kecamatan Cibuaya, yang belum memberikan pernyataan apa pun terkait kasus yang telah menghebohkan publik tersebut. Keheningan ini memunculkan pertanyaan publik: apakah pihak kecamatan benar-benar tidak mengetahui, atau memilih diam?

Di sisi lain, warga mempertanyakan bentuk pendampingan dari pemerintah desa terhadap keluarga korban yang berstatus lansia rentan, yang menurut ketentuan hukum seharusnya mendapatkan perlindungan maksimal.

Kasus ini berpotensi menjerat pelaku dengan dua instrumen hukum sekaligus, yaitu:

Pasal 285 KUHP – Perkosaan

Ancaman hukuman:
Pidana penjara maksimal 12 tahun.

UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS)

Dengan kondisi korban lansia, pelaku dapat dijerat pasal pemberatan:

Pasal 6 – Kekerasan seksual berbasis fisik
Ancaman: 5–12 tahun penjara.

Pasal 15 – Pemberatan hukuman terhadap korban rentan (lansia)
Ancaman ditambah sepertiga dari pidana pokok.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Warga berharap Polres Karawang mengusut tuntas dugaan kejahatan keji ini, sekaligus meminta pemerintah kecamatan tidak menutup mata terhadap persoalan yang terjadi di wilayahnya.

Penulis : Madun

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Diduga Sebut Wartawan ‘Bedegong’, Camat Rengasdengklok Disorot APPI Karawang

KARAWANG, || Sikap Camat Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan setelah diduga melontarkan ucapan…

1 hari ago

Peredaran Rokok Ilegal di Pasar Ciranjang Disorot, 15 Warung Diduga Jadi Titik Penjualan

CIANJUR, nusantara-postnews.com — Dugaan peredaran rokok ilegal di kawasan Pasar Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,…

4 hari ago

Nama PT Buana Rizky Terseret Dugaan Pengiriman CPMI Ilegal Lewat Bali

DENPASAR, nusantaraposnews.com – Dugaan praktik pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) secara nonprosedural kembali mencuat.…

4 hari ago

Proyek Jalan Sedari Disorot! Dugaan Uang Koordinasi Rp3 Juta Mencuat, Ahmad Alexa: Ke Mana Sisanya dan Apa Peran Trantib Desa?

KARAWANG, 21 Oktober 2026 – Pelaksanaan proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya,…

1 minggu ago

Misteri Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang : Sabotase Mafia Tanah?

KARAWANG - Pasca insiden kebakaran yang menghanguskan kantor ATR/BPN Karawang, pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul…

1 minggu ago

Dua PMI Sakit Belum Dipulangkan, PT Buana Risky Disorot: Diduga Ulur Waktu, Aparat Diminta Bertindak

Karawang — Polemik dua Pekerja Migran Indonesia (PMI), Winarsih dan Enok, belum juga berakhir. Keduanya…

1 bulan ago