Gambar istimewa: Gambar ini memiliki hak cipta By.Gocib
KARAWANG – Kabar baik bagi masyarakat pengguna layanan ojek online lokal GOCIB. Memasuki tahun 2026, Gocib resmi melakukan penyesuaian tarif ongkir yang lebih terjangkau guna mendukung kebutuhan transportasi dan layanan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Penyesuaian tarif tersebut dilakukan dengan tetap mengacu pada ketentuan dan aturan pemerintah, sekaligus mempertimbangkan daya beli masyarakat serta kesejahteraan mitra driver.
Berikut rincian update tarif terbaru Gocib 2026:
Layanan Pesan Ojek
Rp5.000 untuk 3 kilometer pertama
Selanjutnya Rp1.000 per kilometer
Layanan Pesan Taksi
Rp15.000 untuk 3 kilometer pertama
Selanjutnya Rp2.000 per kilometer
Layanan Pesan Food
Rp3.000 untuk 3 kilometer pertama
Selanjutnya Rp1.000 per kilometer
Layanan Pesan Jastip
Rp5.000 untuk 3 kilometer pertama
Selanjutnya Rp2.000 per kilometer
Pihak Gocib menyebutkan, penyesuaian tarif ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan transportasi, pengantaran makanan, hingga jasa titip dengan biaya yang lebih ringan dan terjangkau.
Selain menghadirkan tarif ekonomis, Gocib juga terus meningkatkan kualitas pelayanan serta kemudahan pemesanan demi memberikan kenyamanan bagi pengguna maupun mitra driver.
“Ayo order sekarang, karena ongkir Gocib kini makin murah dan proses pemesanan semakin mudah,” demikian ajakan yang disampaikan pihak Gocib kepada masyarakat pengguna layanan.
Dengan tarif baru tersebut, Gocib optimistis dapat menjadi solusi transportasi dan layanan digital yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat pedesaan di tahun 2026.
(Fauzy)
JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…
TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…
TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…
JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…
JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…
Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…