Business

GOCIB Berlakukan Penyesuaian Tarif Layanan, Argo Baru Resmi Berlaku

Karawang || GOCIB resmi memberlakukan penyesuaian tarif pada sejumlah layanan. Kebijakan ini mulai berlaku terhitung hari ini dan diterapkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan dan kesejahteraan mitra.

Dalam keterangan resminya, manajemen GOCIB menyampaikan bahwa penyesuaian tarif dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika operasional, biaya lapangan, serta keberlanjutan ekosistem layanan.

Rincian Penyesuaian Tarif

πŸ›΅ Layanan Ojek

Tarif Lama:
β€’ 4 km pertama: Rp8.000
β€’ Selanjutnya: Rp2.200 / km

Tarif Baru:
β€’ 4 km pertama: Rp10.000
β€’ Selanjutnya: Rp2.800 / km

πŸš– Layanan Taksi

Tarif Lama:
β€’ 4 km pertama: Rp10.000
β€’ Selanjutnya: Rp3.600 / km

Tarif Baru:
β€’ 4 km pertama: Rp15.000
β€’ Selanjutnya: Rp5.000 / km

πŸ” Layanan Food Delivery
(Meliputi Delivery, Food, & Jastip)

Tarif Lama:
β€’ 4 km pertama: Rp5.000
β€’ Selanjutnya: Rp1.500 / km

Tarif Baru:
β€’ 4 km pertama: Rp8.000
β€’ Selanjutnya: Rp2.500 / km

Manajemen menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan struktur tarif yang lebih adaptif terhadap kondisi pasar sekaligus mendukung peningkatan pendapatan mitra driver.

β€œPenyesuaian tarif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan serta menjaga motivasi kerja mitra driver,” demikian pernyataan manajemen GOCIB.

Komitmen Perusahaan
Selain menjaga keberlanjutan platform, GOCIB menekankan komitmennya terhadap keseimbangan antara kepentingan mitra, pengguna, dan kualitas layanan.

Perusahaan optimistis bahwa penyesuaian tarif ini akan memberikan dampak positif terhadap stabilitas layanan serta pengalaman pengguna.

Dengan diberlakukannya argo baru ini, GOCIB menegaskan langkah strategisnya dalam memperkuat ekosistem layanan transportasi dan pengantaran di tahun 2026.

penulis : Redaksi

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

3 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

7 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang β€” Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago