Gaya Hidup

Desa Pajaten Darurat Sampah, Respons Pemerintah Dipertanyakan

Karawang – Kondisi tumpukan sampah di Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Sampah terlihat menumpuk di pinggir jalan, memicu keluhan warga dan memunculkan pertanyaan atas efektivitas penanganan kebersihan di wilayah tersebut.

Menanggapi persoalan itu, suami Kepala Desa Pajaten, Kasdi Dinata S.Pd., menyampaikan bahwa masalah sampah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah.

“Masalah sampahmah tidak bisa pemerintah saja, perlu kesadaran masyarakat juga, pemerintah sudah menyampaikan bahwa jangan buang sampah di sanah. Apalagi dekat polisi, semua pihak harus bertanggung jawab. Pihak desa sudah bersih-bersih tapi ada lagi, ada lagi. Coba lihat bukan hanya di Pajaten, kenapa Kang Madun hanya di Pajaten, lihat di yang lain ada juga. Kita udah berusaha, tolong bantu. Malah kita mau ada sepanduk dilarang buang sampah di situh. Termakasih Kang Madun udah peduli terhadap lingkungan. Lihat setatus WhatsApp saya, status saya tentang sampah, status semua di pemdes tentang sampah. Jadi semua harus bertanggung jawab terhadap sampah. Ok gitu ya, terimakasih, salam likum,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cibuaya belum memberikan keterangan. Saat hendak ditemui, camat tidak berada di kantor.

Situasi ini turut menyoroti peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang.

Sebagai instansi teknis yang memiliki fungsi dan tugas dalam pengelolaan kebersihan serta pengendalian sampah, DLHK diharapkan memastikan sistem penanganan berjalan efektif, termasuk dukungan sarana, pengangkutan, dan pembinaan pengelolaan sampah hingga tingkat desa.

Keluhan warga yang berulang menunjukkan persoalan sampah belum tertangani secara tuntas. Koordinasi lintas tingkat pemerintahan dinilai krusial agar Desa Pajaten tidak terus berada dalam kondisi darurat sampah.

Penulis : Redaksi

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

4 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

7 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago