Hukum

Diduga Tak Bayar Gaji Pekerja, Tekong Fagihil Mukadam Disebut Bersikap Arogan dan Klaim Kebal Hukum

Karawang || Seorang tekong bernama Fagihil Mukadam menjadi sorotan setelah diduga tidak memenuhi kewajibannya terhadap seorang pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pekerja tersebut tidak menerima gaji yang seharusnya menjadi haknya, hingga akhirnya memilih melarikan diri dari tempat kerjanya.

Menurut keterangan yang diterima, tindakan pekerja tersebut dilakukan sebagai bentuk keputusasaan setelah upaya untuk mendapatkan haknya tidak membuahkan hasil. Situasi ini semakin memprihatinkan karena pekerja tersebut kini berada dalam kondisi sulit dan meminta agar dapat dipulangkan di tengah situasi keramaian yang sedang berlangsung.

Ironisnya, ketika dimintai pertanggungjawaban, Fagihil Mukadam disebut menunjukkan sikap yang dinilai arogan. Ia bahkan dikabarkan mengklaim dirinya kebal hukum, sebuah pernyataan yang memicu kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak yang menilai sikap tersebut tidak mencerminkan tanggung jawab seorang pemberi kerja.

Pihak-pihak yang mengetahui persoalan ini menilai bahwa sikap tersebut tidak hanya mencederai rasa keadilan, tetapi juga berpotensi melanggar aturan terkait perlindungan pekerja. Dalam kondisi seperti ini, pekerja seharusnya mendapatkan perlindungan, termasuk hak atas pembayaran gaji dan jaminan keselamatan.

Kasus ini pun memunculkan desakan agar aparat berwenang segera turun tangan melakukan penyelidikan. Penanganan yang tegas dinilai penting untuk memastikan hak pekerja dipenuhi serta memberikan kepastian hukum agar tidak ada pihak yang merasa berada di atas hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Fagihil Mukadam terkait tudingan tersebut. Sementara itu, berbagai kalangan berharap agar persoalan ini segera ditangani secara serius demi melindungi hak-hak pekerja
dan menegakkan prinsip keadilan.

Penulis : Tim Redaksi

Redaksi NusantaraPostnews.com

Recent Posts

Negara Raup Rp433 Triliun dari Pahlawan Devisa, Namun Saat PMI Terlilit Masalah di Luar Negeri, Di Mana Kehadiran Negara?

JAKARTA – Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama ini dikenal sebagai pahlawan devisa yang memberikan kontribusi…

4 hari ago

Aroma Kongkalikong di Balik Paspor PMI Sukabumi: Imigrasi Bobol atau Terafiliasi Sindikat?

TANGERANG, – Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam proses repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sukabumi,…

4 hari ago

Air Mata Bahagia di Hari Raya: Erni Sari, PMI Asal Mauk yang Diduga Tereksploitasi di Tunisia Akhirnya Pulang

TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Tepat pada perayaan Hari Raya…

7 hari ago

Diduga Kebal Hukum, PT Buana Riski dan KP2MI Disorot Usai PMI Mengaku Alami Perlakuan Tak Manusiawi di Timur Tengah

JAKARTA – Nasib memprihatinkan dialami seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bandar Jaya berinisial…

1 minggu ago

Bandara Soekarno-Hatta Kecolongan? Nama Ida Terseret Dugaan Pemberangkatan PMI Ilegal ke Dubai

JAKARTA – Dugaan praktik penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural kembali mencuat. Seorang perempuan asal…

1 minggu ago

Diduga Pungut Biaya Berkedok Penilaian, SMPN 1 Cibuaya Jadi Sorotan Publik

Karawang — Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Cibuaya kembali menjadi…

2 minggu ago