10.2 C
Munich
Senin, April 13, 2026

Diduga Tak Bayar Gaji Pekerja, Tekong Fagihil Mukadam Disebut Bersikap Arogan dan Klaim Kebal Hukum

Artikel Lainnya

Karawang || Seorang tekong bernama Fagihil Mukadam menjadi sorotan setelah diduga tidak memenuhi kewajibannya terhadap seorang pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pekerja tersebut tidak menerima gaji yang seharusnya menjadi haknya, hingga akhirnya memilih melarikan diri dari tempat kerjanya.

Menurut keterangan yang diterima, tindakan pekerja tersebut dilakukan sebagai bentuk keputusasaan setelah upaya untuk mendapatkan haknya tidak membuahkan hasil. Situasi ini semakin memprihatinkan karena pekerja tersebut kini berada dalam kondisi sulit dan meminta agar dapat dipulangkan di tengah situasi keramaian yang sedang berlangsung.

Ironisnya, ketika dimintai pertanggungjawaban, Fagihil Mukadam disebut menunjukkan sikap yang dinilai arogan. Ia bahkan dikabarkan mengklaim dirinya kebal hukum, sebuah pernyataan yang memicu kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak yang menilai sikap tersebut tidak mencerminkan tanggung jawab seorang pemberi kerja.

Pihak-pihak yang mengetahui persoalan ini menilai bahwa sikap tersebut tidak hanya mencederai rasa keadilan, tetapi juga berpotensi melanggar aturan terkait perlindungan pekerja. Dalam kondisi seperti ini, pekerja seharusnya mendapatkan perlindungan, termasuk hak atas pembayaran gaji dan jaminan keselamatan.

Kasus ini pun memunculkan desakan agar aparat berwenang segera turun tangan melakukan penyelidikan. Penanganan yang tegas dinilai penting untuk memastikan hak pekerja dipenuhi serta memberikan kepastian hukum agar tidak ada pihak yang merasa berada di atas hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Fagihil Mukadam terkait tudingan tersebut. Sementara itu, berbagai kalangan berharap agar persoalan ini segera ditangani secara serius demi melindungi hak-hak pekerja
dan menegakkan prinsip keadilan.

Penulis : Tim Redaksi

Berita Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer

You cannot copy content of this page