Riyadh | Nusantarapostnews.com – Nasib memilukan kembali dialami Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Rina Sintia binti Sobirin Jalil dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan di Arab Saudi. Rina diduga mengalami sakit serius dan disebut-sebut dikurung di dalam gudang milik PT Sarikah Nadjah di wilayah Riyadh, Arab Saudi.
Informasi tersebut mencuat setelah keluarga dan pihak yang peduli terhadap nasib PMI menerima kabar bahwa Rina tidak mendapatkan penanganan medis yang layak. Alih-alih dirawat atau dipulangkan, korban justru diduga ditahan dan diisolasi di gudang perusahaan, tanpa kejelasan status hukum maupun jaminan keselamatan.
Menurut keterangan yang dihimpun, Rina berangkat ke Arab Saudi untuk bekerja dengan harapan dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Namun kenyataan yang dihadapi justru berujung pada penderitaan. Hingga kini, tidak ada kejelasan terkait tanggung jawab pihak perusahaan maupun jalur resmi penanganan kasus yang menimpa Rina.
Kondisi ini menambah panjang daftar kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap PMI di luar negeri. Negara dinilai terlalu sering terlambat hadir ketika warganya berada dalam kondisi darurat di negeri orang.
Publik mempertanyakan peran Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait langkah konkret untuk memastikan kondisi Rina, apalagi upaya pemulangan.
Pengamat ketenagakerjaan menilai, jika benar seorang TKW sakit dan dikurung di gudang perusahaan, maka hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak pekerja dan martabat manusia. Negara wajib turun tangan, tidak cukup hanya menunggu laporan formal atau prosedur berbelit.
“Kehadiran negara diuji saat warganya lemah dan tak berdaya. Jika dibiarkan, ini bukan sekadar kelalaian, tapi pembiaran,” tegas salah satu pemerhati isu PMI (Doel)
Keluarga dan masyarakat kini mendesak pemerintah untuk segera bertindak, memastikan keberadaan Rina Sintia, memberikan perlindungan maksimal, serta memulangkannya ke Tanah Air dalam kondisi aman. Negara diminta tidak lagi abai terhadap jeritan pahlawan devisa yang selama ini menyumbang bagi ekonomi nasional, namun kerap dibiarkan berjuang sendirian saat hak dan nyawanya terancam.
Penulis : Madun
