5 C
Munich
Rabu, Februari 25, 2026

Desa Pajaten Darurat Sampah, Respons Pemerintah Dipertanyakan

Artikel Lainnya

Karawang – Kondisi tumpukan sampah di Desa Pajaten, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Sampah terlihat menumpuk di pinggir jalan, memicu keluhan warga dan memunculkan pertanyaan atas efektivitas penanganan kebersihan di wilayah tersebut.

Menanggapi persoalan itu, suami Kepala Desa Pajaten, Kasdi Dinata S.Pd., menyampaikan bahwa masalah sampah tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah.

“Masalah sampahmah tidak bisa pemerintah saja, perlu kesadaran masyarakat juga, pemerintah sudah menyampaikan bahwa jangan buang sampah di sanah. Apalagi dekat polisi, semua pihak harus bertanggung jawab. Pihak desa sudah bersih-bersih tapi ada lagi, ada lagi. Coba lihat bukan hanya di Pajaten, kenapa Kang Madun hanya di Pajaten, lihat di yang lain ada juga. Kita udah berusaha, tolong bantu. Malah kita mau ada sepanduk dilarang buang sampah di situh. Termakasih Kang Madun udah peduli terhadap lingkungan. Lihat setatus WhatsApp saya, status saya tentang sampah, status semua di pemdes tentang sampah. Jadi semua harus bertanggung jawab terhadap sampah. Ok gitu ya, terimakasih, salam likum,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cibuaya belum memberikan keterangan. Saat hendak ditemui, camat tidak berada di kantor.

Situasi ini turut menyoroti peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang.

Sebagai instansi teknis yang memiliki fungsi dan tugas dalam pengelolaan kebersihan serta pengendalian sampah, DLHK diharapkan memastikan sistem penanganan berjalan efektif, termasuk dukungan sarana, pengangkutan, dan pembinaan pengelolaan sampah hingga tingkat desa.

Keluhan warga yang berulang menunjukkan persoalan sampah belum tertangani secara tuntas. Koordinasi lintas tingkat pemerintahan dinilai krusial agar Desa Pajaten tidak terus berada dalam kondisi darurat sampah.

Penulis : Redaksi

Berita Terbaru

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer

You cannot copy content of this page